Friday, September 18, 2015

nerotransmiter katekholamin



NOREFINEFRIN DAN RESEPTOR ADRENERGIK (SIMPATIK)

Merupakan syaraf otonom ditemukan diferifer maupubn dipusat yg menggunakan NT adrenalin norepinefrin, biasanya digunakan sebagai obat antiaritmia dan hipertensi. Ada 2 jalur pada SSP:
a.      jalur noradrenergik ; terletek dlm locus ceruleus, berperan dlm menentkan tingkah laku, suasana hati dan tidur.
b.      jalur adrenergik ; menggunakan efinefrin sbg NT 

Bisintesa NT katekholamin ; senyawa ini adalah turunan katekhol (0- dihidroksi benzene) dengan rantai samping b-aminoetil, Dimulai dengan Tirosina, jalur utamanya melalui dihidroksifenilalanin(DOPA), Dopamin, Norepinefrin, dan akhirnya Epinefrin.
AGONIS DOPA ;
1.      Apomorphin ; gugus OH penting untuk aktifitas, ggs N-alkilasi, b-hidroksilasi
2.      a- metil ; penurunan aktivitas DOPA dipusat  tapi meningkatkan aktivitas adenilat
3.      ADTN
4.      Alkalid ergot dari clavisep purpurea

ANTAGONIS DOPA
1.                   gol yg mensintyesa CP2
2.                   gol . tioxanten
3.                   gol. butiroperon

Reseptor Adrenergik;

a.             Reseptor a ;    berkaitan dengan penggabungan sehingga terjadi efek kontraksi pada pembuluh darah, rahim, otot, usus. Dimana atingkat sensitifitas epinefrin> norepinefrin> isoprotenol
b.             Reseptor b ; penghambatan otot polos ,merangsang otot jantung yg spesifik berikatan dengan reseptor obat isomer (-), ada dua ggs : Isopropilamino , gugus OH rantai samping

5 CARA KERJA OBAT TERHADAP NT;
1.      obat yg bekerja pada sintesa NT; menghambat DOPA dekarboksilase secara kompetitif , menurunkan tekanan darah, dan sintesa NT, sehingga merangsang reseptor a2, dan menurunkan pelepasan NE
2.      Bekerja pada metabolisme NT (katekolamin) ; menghambat enzim MAO untuk obat hipotensi dan anti depresan
3.      Bekerja pada penyimpanan  NT; menggunakan membran sinap dan mengosongkan dan dopamine dari ujung syaraf (ex; reserpin)
4.      Bekerja pada Re- Uptake NT ; ada NT yg palsu (ex; uramin)
5.      yg bekerja agonuis dan antagonis pada treseptor (agonis ;a-klonidin,b-isoprotrenol. Antagonis ; dikloroprotrenol)

NEUROLEPTIKA ; Bekerja dengfan cara merintangi reseptor D2 pasca sinaps, efek sampingnya ; timbul gejala ektra pyramid, kekakuan,gemetar

No comments:

Post a Comment