Wednesday, June 24, 2015

CAPTOPRIL



CAPTOPRIL
Farmakologi Kategori   : angiostensin Converting Enzim (ACE) inhibitor
Indikasi                         : Manajemen hipertensi, pengobatan heart failure, diabetic nefropati, pengobatan krisis hipertensi.
Kontra indikasi             : hipersensitif terhadap captopril, formulasi sediaan atau gol ACE inhibitor.
Efek samping                : 1 – 10 % : cardiovaskuler : hipotensi ( 1 -2,5 %), takikardia (1 %),  chest pain (1%), palpitasi (1%). Endokrin : hiperkalemia (1 -11 %), renal : proteinuria ( 1 %), peningkatan serum kreatinin.Respirasi : Batuk ( 0,5-2 %)
Interaksi obat                : meningkatkan efek : alopurinol, siklosporin, lithium. Menurunkan efek : NSAID.
Mekanisme aksi            : kompetitif inhibitor ACE. Menecgah konversi angiostensin I menjadi angiostensin II, sehingga vasokontriksi menurun dengan menurunnya angiostensi II di dalam plasma, aktivitas rennin menurun dan reduksi sekresi aldosteron.
Farmakokinetik             : Onset aksi : 1- 1.5 jam setelah pemberian dosis. Durasi : tergantung dosis. Absorpsi :  60 – 75 % ; reduksi 30 – 40 % dengan adanyan makanan. Ikatan protein  25 – 30 %. Metabolism 50 %. T ½ eliminasi tergantung fungsi jantung : dewasa sehat 1.9 jam. Heart failure 2.06 jam. Eksresi  urin ( > 95 %) kurang dari 24 jam ( 40 – 50 % sebagai bentuk tak berubah)
Dosis                             : anak Remaja : initial dose 12,5 – 25 mg /dose diberikan setiap 8 -12 jam dapat ditingkatkan menjadi 25 mg/dose sampai maksimum450 mg/hari.
Clcr 10 -50 ml/menit : berikan 75 % dari dosis normal. Clcr < 50 ml/menit : berikan 50 % dari dosis normal.

No comments:

Post a Comment