Monday, September 14, 2015

Monoterpen Tak Teratur



Monoterpen Tak Teratur


Sejumlah monoterpen alami mempunyai struktur yang mengandung kerangka karbon turunan unit isopren, meskipun strukturnya mempunyai unit isoprene, tetapi tidak mengikuti mekanisme umumnya yaitu gabungan kepala dan ekor (Figure 5.17).




Struktur ini merupakan  penyimpangan kaidah monoterpen dan kebanyakan monoterpen tak teratur ini berasal dari anggota famili Compositae/Asteraceae. Termasuk penataan ulang yang memungkinkan, 2 unit isoprene muncul berpasangan dengan cara lain dan hal ini dapat menunjukkan informasi yang tersedia pada biosintesanya, meskipun hal ini tidak dimengerti sepenuhnya.
Jadi, meskipun DMAPP dan IPP diperlukan dalam biosintesisnya, tetapi geranyl PP dan neryl PP tidak terlibat di dalamnya. Contoh monoterpen yang terkenal mempunyai struktur seperti ini adalah asam krisantemat dan asam pyretrik (Figure 5.18), bentuk ester yaitu pyretrin (contoh; pyretrin, cinerin dan jasmolin) (Figure 5.18), merupakan component yang berguna untuk membasmi serangga yang terdapat pada bunga pyrethrum, speciesnya Chrysanthenum cinerariaefolium (Compositae/Asteraceae). Struktur siklopropana ini sudah dikemas sebagai turunan dari 2 unit isoprene, dan mekanisme derivate asam krisantemat dapat dilihat pada Figure 5.19 (bandingkan dengan mekanisme pembentukan preskualen PP pada biosintesis steroid).
Mekanisme ini menggunakan gabungan 2 buah unit DMAPP yang merupakan modifikasi dari mekanisme standard, dengan terminasi diselesaikan oleh pembentukan cicin siklopropana. Sedikit tentang asal muasal dari pyretrolon, cinerolon, dan jasmolon (Figure 5.18), porsi alcohol dari pyrethrin, meskipun hal ini memungkinkan bentuk lingkar dan merupakan bentuk modifikasi turunan asam lemak, pembentukan siklisnya sama dengan jalur biosintesis prostaglandin.
Jadi, asam alfa-linolenat melalui asam 12-oxophytodienoat bisa menjadi prekusor jasmolon, dengan oksidasi beta dan kemudian dekarboksilasi menyebabkan pemendekan rantai (Figure 5.20). pastinya, jalur type ini ada pada pembentukan asam jasmonat yang membentuk bagian dari system kode umum pada tanaman, sebagian sintesis metabolit sekunder berpengaruh pada pengrusakan atau infeksi microbial.




No comments:

Post a Comment